Jogja Culinary

(tentang Jogja dan Tempat Makan Part I)

Bagi sebagian mahasiswa baru atau pun pendatang baru di Jogja, pastinya tidak akan pernah lepas dari masalah pencarian tempat makan yang recommended. Disamping makan adalah kebutuhan utama manusia, makan juga akan terasa nikmat ketika sensasi itu hanya ada di satu tempat istimewa, Jogja. Kota ramah pelajar ini menawarkan berbagai kuliner unik nan lezat yang cocok untuk kantong-kantong mahasiswa. Berdasarkan pengalaman penulis (curhat) beberapa tempat makan yang sudah dicoba dan menurut kantong (saya) cocok untuk mahasiswa antara lain, here we go....

1. Bubur Ayam Syarifah (Menu Pagi)
Bubu Ayam Pecel

Pagi hari selesai berolahraga ataupun hanya sekedar mencari sarapan bergizi, bisa kunjungi Bubur Ayam Syarifah yang cabangnya tersebar di beberapa tempat. Penulis sempat menemukan di daerah Jl. Cik Dik Tiro, Sagan, dan Depan GOR UNY (lebih lengkap cek via Google). Bubur ini buka dari jam 06.00-11.00 WIB (tertera di cabang depan GOR UNY). Menu buburnya tidak hanya terdiri dari
bubur ayam (original) saja, tetapi juga ada bubur ayam wader dan juga bubur ayam pecel.

2. Loving Hut (Khusus Vegan)
Mie Goreng Vegan

Menu yang dijual disini all about vegetarian. Letaknya di daerah Sanata Dharma atau lebih tepatnya jalan menuju Moses (yang sepanjang jalan dipenuhi konter-konter HP). Selain itu, cabang Loving Hut ini juga tersedia di beberapa tempat, dan untuk lebih jelasnya coba lihat di : 
http://www.lovinghut.co.id/yogyakarta/plaza-ambarrukmo/menu.shtml

3. Il Mondo Pizza




Bagi yang ingin merasakan citarasa pizza ala ala Italia dan merasakan tempat makan yang cozzy bisa mampir ke Kompleks Colombo, Jl. Garuda No. 26, Demangan Baru. Harga yang ditawarkan bervariasi dan cukup rasional untuk pizza ukuran lebar yang bisa dimakan dua-tiga orang.

4. Cha Cha Milk Tea

Kalau sekedar ingin nongkrong dan ngobrol atau diskusi hangat, bisa mampir ke Cha Cha Milk Tea (tersebar di banyak wilayah di Jogja). Ada menu milk tea yang diolah menjadi berbagai varian rasa dan menu makanan ringan. Cha Cha Milk Tea yang pertama dan rasanya paling ramai dikunjungi diantara cabang-cabangnya yang lain, ada di Jl. Gejayan samping toko sepatu Bata.

5. Waroeng Steak (WS)

Sirloin Double

WS ini ibarat primadonanya Jogja, karena hampir di setiap cabangnya selalu ramai pengunjung. Steak yang satu ini asli franchise Indonesia. Harganya pun bersahabat dengan kantong mahasiswa dan pelajar. Menu andalan yang ditonjolkan adalah steak (jelas) dan milkshake-nya yang creamy. Bagi yang tidak suka daging sapi, tersedia varian steak ayam yang rasanya tidak kalah enak. Karena saking banyak cabang (ada di jalan-jalan ramai/sering dilalui) jadi untuk lokasinya bisa cek via Google. Yang pernah penulis coba, di WS depan GOR UNY dan daerah Jl. Gejayan arah ke terminal Condong Catur.

6. Nikkou Ramen (untuk Pencari Citarasa Ramen Jepang)



Rasanya banyak mahasiswa yang suka dengan atribut Jepang, apalagi ramen. Ramen serasa makanan universal (makanan luar yang bisa bersahabat dan dinikmati oleh lidah), namun khas atau identik dengan negeri Sakura. Langsung saja bagi yang mau mencicipi porsi ramen (mangkuk besar) yang enak dan harga terjangkau, bisa cek poin di Jalan A. M. Sangaji No.90, Yogyakarta. Tempatnya kecil namun seringkali ramai kunjungan.

7. Calzone Express (Holding Pizza)


Kalau di Il Mondo adalah sensasi pizza yang dibakar di tungku dan disajikan dalam piringan bulat lebar, kini ada bentuk pizza lain yang diklain piza lipat atau holding pizza jadi lebih pas di genggaman tangan. Tempatnya juga tersebar di beberapa cabang, salah satu yang pernah penulis kunjungi ada di depan UKDW. Dari segi ukuran (lebar) dan harga, pizza buatan calzone express jelas masih lebih murah dibandingkan dengan yang ada di il mondo pizza.

8. Mi Chi Go (Korean Food)


Setelah mencicipi jajanan ala Jepang (ramen), saatnya penulis mencoba citarasa Korea di Mi Chi Go daerah ruko seturan. Semua menu disediakan dalam nama Korea dan disertai penjelasan (gambaran menu). Harga yang ditawarkan cukup middle to high class, namun tergantung uang sakunya (mahasiswa) juga sih. But, so far, taste good. Walaupun jujur, penulis tetap lebih prefer Indonesian foods.

9. Lumpia Boom

Lumpia Boom di Daerah Pogung 

Penulis bukan tipe orang yang suka dengan lumpia basah, dan dari Lumpia Boom inilah, citarasa lumpia terasa menarik dan berbeda. Tersedia banyak varian rasa, ada sosis, bakso, seafood, dan masih banyak lagi. Lumpia dengan berbagai pilihan isi ini menarik untuk dicoba. Porsi satu lumpia bisa mengenyangkan seluruh isi perut, karena ukurannya yang besar (dibandingkan dengan ukuran lumpia biasa). Sama seperti tempat makan yang terkenal lainnya, Lumpia Boom juga tersedia di beberapa cabang, ada di klebengan, seturan, dan pogung.

10. Bale Bebakaran

Mencoba Menu Nasi Bakar di Bale Bebakaran

Terletak di Gang Guru (Depan FIS UNY) dan tempat makan yang recommended untuk mencicipi kuliner seafood walaupun tidak menutup kemungkinan juga untuk menu ayam dan jamu (juga ada). Tempatnya luas dan pesanan bisa diantar (sesuai ketentuan). Walaupun namanya Bale Bebakaran, namun tidak semua menu harus dibakar. Penulis juga belum tahu pasti tentang asal muasal nama Bale Bebakaran ini, yang jelas penulis sudah beberapa kali (lebih dari 3 kali) mencicipi makanan di Bale Bebakaran dengan berbagai variasi (bakar, sup, crispy, hingga nasi bakar sebagai varian menu baru).

11. Mi Ayam Kampung Abu Fawwaz

Apa bedanya dengan mi ayam kebanyakan? Kalau yang ini ayamnya ayam kampung, dan konon kabarnya mie nya dibuat sendiri (homemade). Rasa kuahnya cukup gurih dan bening sedikit kekuningan dan berminyak. Letaknya memang tidak di samping jalan besar, namun jalan berukuran sedang dan ramai dilalui hilir mudik kendaraan. Penasaran dan ingin mencoba perbedaan sensasinya? Bisa cek poin di jalan menuju Masjid Nurul Asri, Deresan.

12. Prima Food Zone (Zona Pecinta Kopi dan Spesial Mi Ayam)

Sudah terbayang tempatnya yang cozzy?

Tempat makan ini lumayan baru dibangun, dan penulis belum sempat mencicipi (makan) makanan langsung dari tempatnya. Sekilas, banyak varian kopi yang ditawarkan lewat papan menu yang kreatif. Selain makanan, hal yang bisa kita nikmati disini adalah akses Wi-Fi gratis, dan redup lampu beradu dengan properti kayu (meja kursi) yang cantik bisa menemani waktu sore mu. Cukup datang ke daerah depan FT UNY di utara jalan, lihat ke bangungan 3 lantai, nah disitulah tempatnya. Selamat mencoba

NB : semua foto yang ada merupakan dokumen pribadi penulis.
Semoga bermanfaat untuk kalian yang sedang dalam proses pencarian tempat makan di Jogja.

0 comments:

Post a Comment